Apa Perbedaan ASI Foremilk dan ASI Hindmilk?

Apa Perbedaan ASI Foremilk dan ASI Hindmilk?

January, 03 2019 | editor 2 | PREGNANCY

Pembahasan mengenai ASI memang tidak ada habisnya, ya, Bun. Sebagai sumber nutrisi paling utama untuk si Kecil, ASI yang hanya dapat diproduksi oleh tubuh manusia (baca: Bunda) memang lebih baik dari susu formula--yang termahal sekalipun.

Usai melalui proses persalinan nanti, Bunda tentu akan dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif kepada si kecil. Biasanya, sih, dianjurkan untuk dilakukan selama minimal 6 bulan, namun kalau lebih juga tak apa, Bun. Tapi tahukah Bunda kalau ASI sebenarnya terdiri dari dua bagian, yaitu ASI foremilk dan ASI hindmilk?

Apa perbedaan dari dua bagian ASI tersebut? Baca terus untuk mengetahuinya, yuk, Bun!

ASI Foremilk

Bagian pertama dari ASI disebut sebagai ASI foremilk, yaitu ASI pertama yang dihisap si Kecil ketika ia sedang menyusu. ASI foremilk juga biasa disebut ASI depan dan memiliki warna agak bening cenderung sedikit kebiruan sehingga mengandung lebih banyak air dan lebih sedikit lemak.

ASI foremilk juga mengandung laktosa tinggi yang bermanfaat untuk pertumbuhan otak si Kecil, lho. Selain itu, teksturnya yang encer berguna menghilangkan dahaga si Kecil. Jadi, saat nanti Bunda melakukan proses pompa dan ASI yang keluar tidak kental, jangan khawatir karena itu adalah ASI foremilk.

Tapi terkadang, melimpahnya ASI dalam payudara, terkadang membuat ASI foremilk mengalir terlalu deras. Alhasil, si Kecil bisa tersedak dan bahkan menolak minum ASI. Untuk mengatasinya, Bunda bisa melakukan proses memompa ASI agar ASI foremilk bisa dikeluarkan sebagian supaya aliran ASI tidak terlalu deras.

ASI Hindmilk

Setelah si Kecil mengonsumsi ASI foremilk sekitar 5 menit atau lebih, selanjutnya ia akan mendapati ASI hindmilk. Apa itu ASI hindmilk? Sering disebut sebagai ASI belakang, ASI hindmilk adalah ASI yang keluar di tengah-tengah atau di akhir proses menyusui. Biasanya berjumlah sedikit, Bun.

ASI hindmilk mengandung lebih banyak lemak yang penting untuk pertumbuhan fisik, memberi energi, dan melindungi organ-organ vital dalam tubuh si Kecil yang belum terbentuk sempurna. Warnanya putih jernih seperti susu sapi, kental, dan memiliki kepadatan tinggi.

Jika ASI foremilk dapat menghilangkan dahaga si Kecil berkat kandungan air yang banyak, maka ASI hindmilk bertugas untuk membuatnya kenyang lebih lama berkat kandungan lemak yang tinggi.

Mana yang lebih penting?

Keduanya tentu sama-sama penting, Bun, karena ASI foremilk diibaratkan sebagai minuman, sedangkan ASI hindmilk adalah makanan.

Namun, agar si Kecil dapat memperoleh keduanya secara seimbang dalam satu sesi menyusui, Bunda mesti memerhatikan cara dan frekuensi menyusui bayi baru lahir yang benar, nih. Anggapan bahwa si Kecil mesti disusui secara bergantian--dalam satu sesi--guna menjaga bentuk payudara Bunda tetap sama lebih baik tidak dipercaya dan dihindari. Mengapa? Hal ini nantinya dapat mengakibatkan si Kecil lebih banyak menyerap ASI foremilk ketimbang ASI hindmilk. Efeknya, si Kecil bakal terus merasa lapar dan sulit tidur. Tentu Bunda tidak ingin hal ini terjadi, kan?

Untuk menghindari hal tersebut, biarkan si Kecil menyusu pada satu sisi payudara Bunda hingga ASI habis, baru pindah ke sisi payudara satu lagi, ya, Bun. Perlu Bunda ketahui juga bahwa durasi menyusu yang normal adalah sekitar 15-30 menit, selebihnya si Kecil hanya mengisap puting susu Bunda saja tanpa mengisap ASI.


Agar produksi ASI Bunda tetap lancar dan berkualitas selama masa menyusui nanti, pastikan Bunda mengonsumsi makanan bergizi dan penuh nutrisi, menjaga kesehatan tubuh dan mental, dan pastinya konsumsi vitamin pelancar ASI, ya. Hal ini perlu Bunda lakukan agar pemberian ASI eksklusif minimal 6 bulan berjalan lancar sehingga si Kecil dapat memperoleh manfaat ASI semaksimal mungkin.

Oh ya, dalam memilih vitamin pelancar ASi, pastikan Bunda memilih yang terbuat dari ekstrak daun katuk dengan kandungan vitamin B kompleks, seperti Asifit pelancar ASI. Bunda bisa mulai mengonsumsi Asifit pelancar ASI mulai dari usia kehamilan 7 bulan sampai selama proses menyusui. Konsumsi vitamin pelancar ASI ini sehari 3 kali sebanyak 1 kaplet, ya.