Apa Itu Power Pumping?

Apa Itu Power Pumping?

January, 16 2019 | editor 2 | BREASTFEEDING

ASI adalah satu-satunya sumber nutrisi terbaik bagi bayi, dan untuk memenuhi kebutuhan ini berbagai cara dilakukan oleh para Bunda untuk medapatkan ASI yang cukup bagi si kecil. Salah satunya dengan memperhatikan asupan Bunda. Berbagai herbal yang khasiatnya diketahui turun-temurun pun menjadi sebuah keharusan, seperti daun katuk contohnya. Daun katuk terbukti mampu membuat asupan ASI menjadi kian banyak, dan ASIFIT pun berhasil membuktikan hal ini. Dengan ekstrak daun katuk dan vitamin B kompleks, ASIFIT terbukti dari generasi ke generasi berhasil membuat ASI menjadi lancar dan memperbanyak jumlah ASI Bunda.

Memberikan ASI eksklusif sudah tentu menjadi dambaan Para Bunda. Tapi kenyataannya, dalam proses menyusui banyak sekali kendala yang harus dihadapi oleh Bunda, salah satunya jumlah ASI yang semakin hari semakin menurun. Dan saat itu mulai terjadi, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat jumlah ASI kembali meningkat, salah satunya dengan power pumping

Power pumping adalah sebuah cara untuk memompa ASI dengan mengunakan pompa ASI atau breast pump. Power pumping adalah salah satu cara yang banyak digunakan oleh Bunda untuk meningkatkan pasokan ASI. Walaupun cara terbaik untuk menambah jumlah ASI adalah dengan menyusui bayi sercara langsung dengan waktu yang teratur, tapi banyak Bunda yang tidak bisa melakukannya karena banyak hal.

Secara ringkas, power pumping dilakukan untuk mengosongkan payudara, yang kemudian akan membuat tubuh Bunda merasa perlu menghasilkan kembali ASI. Untuk itu, perlu dicatat, bahwa Bunda yang tidak mengalami kendala dalam menyusui, tidak perlu mencoba power pumping.

Cara terbaik untuk melakukan power pumping adalah dengan melakukannya selama satu jam setiap hari.

Jika bunda ingin melakukannya dengan benar, siapkan pompa ASI dan juga alat pengukur waktu (timer) untuk menghitung lamanya proses power pumping. Setelah ini disiapkan, pompalah ASI Bunda selama dua puluh menit, lalu kemudain berhenti selama sepuluh menit, dan lakukan pumping kembali selama sepuluh menit, dan beristirahat selama sepuluh menit, dan seterusnya hingga satu jam. Maka total Bunda memompa sebenarnya adalah 40 menit.

  • Pumping 20 menit
  • Istirahat 10 menit
  • Pumping 10 menit
  • Istirahat 10 menit
  • Pumping 10 menit

Lakukan hal ini secara rutin, hingga Bunda merasakan sendiri peningkatan jumlah ASI dalam payudara. Waktu untuk melakukannya pun bisa bervariasi, sesuai dengan keadaan ASI Bunda, yang terpenting tetap teratur, misal; 15 menit pumping, 5 menit istirahat, 10 menit pumping, 5 menit istirahat, dan seterusnya. Tapi tetap rasakan degan baik, jika ada rasa nyeri atau rasa yang aneh, sebaiknya segera berhenti dan istirahatkan tubuh Bunda. Perlu diingat juga, jangan melakukan lebih dari satu jam, karena jika dilakukan terlalu lama dan terlalu sering justru akan mebahayakan tubuh Bunda.

Lakukan power pumping pada kedua payudara, jika hanya memiliki satu pompa gunakan secara bergantian pada payudara kiri dan kanan, jika Bunda memiliki dua pompa, silakan lakukan secara bersamaan antara payudara kanan dan kiri.

Power pumping sebaiknya dilakukan saat Bunda sedang dalam waktu senggang, karena memakan waktu satu jam untuk fokus hanya melakukan pumping. Banyak Bunda yang melakukan power pumping sampai beberapa kali dalam sekali, tetapi sebaiknya hanya dilakukan satu kali dalam sehari karena Bunda tetap harus menyusui si kecil atau memompa ASI dengan cara biasa.

Power pumping memiliki beberapa manfaat yang cukup penting bagi Bunda. Selain menambah pasokan ASI, Bunda juga menjadi cukup tenang karena memiliki ASI yang cukup. Power pumping juga memberikan gambaran akan jumlah ASI yang dihasilkan, sebab menyusui secara langsung kepada bayi, kadang tidak bisa diketahui jumlahnya, tapi hanya menebak apakah bayi menerima asupan ASI yang cukup. Sementara jika melakukan power pumping, Bunda bisa melihat sendiri jumlah ASI dalam botol.

Power pumping bisa menjadi solusi bagi Bunda untuk memperbanyak jumlah ASI. Namun, ASIFIT juga merupakan jawaban bagi Bunda dengan ASI yang tidak lancar, dengan mengonsumsi 3 kali sehari sebanyak 1 kaplet. ASIFIT dengan kandungan ekstrak biji daun katuk dan vitamin B kompleks terbukti turun temurun untuk membuat ASI lancar dan Ibu tetap Fit.