Jenis Makanan Ibu Menyusui untuk Bantu Atasi Bayi Sulit BAB

Jenis Makanan Ibu Menyusui untuk Bantu Atasi Bayi Sulit BAB

August, 30 2019 | Regina | BREASTFEEDING

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama untuk bayi. Apalagi saat usianya masih di bawah enam bulan yang notabene belum ada makanan pendamping ASI lain yang masuk ke tubuhnya. Tentunya asupan suplemen Asifit sebagai pelancar dan penambah ASI sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan si Kecil, ya, Bun. Terlebih suplemen Asifit mengandung manfaat ekstrak daun katuk alami yang tak diragukan lagi khasiatnya untuk ibu menyusui.

Dirangkum dari berbagai sumber, bayi berusia kurang dari 2 bulan rata-rata Buang Air Besar (BAB) sebanyak dua hingga delapan kali dalam 24 jam. Angka tersebut akan semakin berkurang seiring usia bayi. Saat usianya 2-6 bulan, frekuensi buang air besar bayi akan menjadi tiga kali sehari, dan 2-4 kali sehari saat usianya akan menginjak 12 bulan. 

Namun, ada kalanya kondisi kesehatan si Kecil menurun yang menyebabkan sulit buang air besar (BAB). Jika sudah begini, kebanyakan Bunda akan panik. Apalagi saat usianya masih di bawah 6 bulan, ya. Jangan buru-buru memberinya obat ya, Bun. Yuk, kroscek dulu jenis makanan ibu menyusui yang Bunda konsumsi. 

Mulailah dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat, ya, Bun. Contohnya seperti gandum, oats, roti, serta biji-bijian. Selain mengandung serat yang banyak untuk ASI, jenis makanan tersebut juga mengandung vitamin B, kalsium, dan seng. 

Makanan ibu menyusui

Selanjutnya, Bunda juga harus memakan sayuran hijau seperti bayam, brokoli,  kangkung, dan tentunya daun katuk. Selain terkenal secara turun temurun sebagai pelancar ASI, manfaat ekstrak daun katuk lainnya adalah untuk mempelancar pencernaan ibu menyusui. Saat ini, Bunda sudah tidak perlu repot, karena sudah ada suplemen Asifit yang menyimpan manfaat ekstrak daun katuk alami, dan ditambah dengan vitamin B kompleks untuk menjaga kebugaran tubuh ibu menyusui. 

Makanan ibu menyusui yang juga bisa membantu mengatasi BAB kurang lancar pada bayi adalah buah-buahan segar yang tinggi serat seperti apel, kiwi, alpukat, anggur, jeruk, serta golongan berry. Selain membuat tubuh menjadi sehat, beberapa jenis buah ini juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Sumber protein dari ikan laut seperti salmon juga merupakan jenis makanan ibu menyusui yang dianjurkan untuk mengatasi BAB. Jika salmon belum tersedia di rumah, Bunda bisa memanfaatkan sumber protein dari telur yang sangat baik untuk pencernaan bayi karena kandungan protein, vitamin B12, vitamin B, asam folat, kolin, lutein, serta nutrisi lainnya. 

Yang tak kalah penting, makanan ibu menyusui adalah susu rendah lemak yang kaya kalsium, protein dan vitamin. Bunda juga bisa menyelinginya dengan mengonsumsi yogurt serta keju. Jangan lupa untuk minum air putih yang cukup, ya, Bun. 

Untuk melengkapi semua makanan ibu menyusui yang bergizi tersebut, Bunda bisa mengonsumsi pula suplemen Asifit sebanyak 1-2 kaplet sehari setelah makan. Telah teruji secara klinis bertahun-tahun, suplemen Asifit telah membantu ribuan ibu menyusui dalam memberikan nutrisi terbaik untuk si buah hati. Semangat mangASIhi, ya, Bunda.