Ketahui Tanda-Tanda Persalinan Sudah Dekat

Ketahui Tanda-Tanda Persalinan Sudah Dekat

January, 17 2019 | editor 2 | BREASTFEEDING

Menjelang usia kandungan sembilan bulan, Bunda tentu akan merasa bersemangat dan senang menyambut Si Kecil. Tak dapat dipungkiri rasa cemas pun turut muncul diwaktu yang bersamaan takut menghadapi waktu persalinan. Mungkin Bunda telah mengetahui perkiraan hari lahir Si Kecil dari dokter, tetapi ada juga yang memilih untuk mengetahuinya sebagai ‘kejutan’. Hal ini sangat wajar dan sering kali membuat Bunda bertanya-tanya kenapa belum melahirkan juga, ya, padahal rasanya Si Kecil sudah memberi ‘tanda’ untuk lahir.

Nah, sambil menunggu lahirnya Si Kecil, jangan lupa untuk konsumsi pil yang dapat meningkatkan produktivitas ASI yang alami seperti Asifit pelancar ASI dan mengetahui tanda-tanda ingin melahirkan berikut ini, ya, Bunda!

Merasakan Kontraksi Palsu

Braxton Hicks atau dikenal sebagai kontraksi palsu merupakan keadaan dimana terjadinya pengencangan perut yang datang dan pergi. Namun Bunda harus tetap tenang, kontraksi palsu yang terjadi sebelum kontraksi sungguhan tidak sekuat kontraksi asli yang terjadi saat melahirkan.

Biasanya kontraksi palsu berlangsung 30 hingga 120 detik. Berbeda dengan kontraksi sungguhan, kontraksi palsu dapat hilang ketika Bunda berpindah posisi atau rileks. Bunda harus belajar memahami perbedaan kontraksi asli dan palsu lainnya sebagai salah satu tanda-tanda ingin melahirkan, yaitu kontraksi palsu hanya terasa di daerah perut atau panggul, sementara kontraksi sungguhan biasanya terasa di bagian bawah punggung kemudian berpindah ke bagian depan perut.

Ketuban Pecah

Tanda-tangan ingin melahirkan yang juga sangat mudah dikenali adalah pecahnya air ketuban. Biasanya persalinan diawali dengan kontraksi terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan pecahnya air ketuban. Tetapi, tak jarang juga Ibu hamil yang mengawalinya dengan pecahnya ketuban.

Namun bahayanya jika Bunda tidak mengalami kontraksi dan air ketuban sudah pecah, maka Si Kecil akan lebih mudah terserang infeksi. Hal itu dikarenakan cairan yang selalu melindungi bayi dari kuman selama berada di kandungan ini telah habis. Jika hal ini terjadi, proses induksi mungkin akan dilakukan untuk menjaga keselamatan Si Kecil.

Muncul Lendir dan Flek

Setelah melalui tanda-tanda ingin melahirkan di atas, tetapi kenapa belum melahirkan juga, ya? Nah, Bunda tidak perlu khawatir karena proses persalinan menunggu waktu yang cukup bertahap hingga janin berada pada posisi yang tepat. Merupakan hal yang sangat umum apabila muncul lendir dan flek saat Bunda sedang melalui proses menjelang persalinan.

Sepanjang masa kehamilan, serviks Bunda ditutupi oleh lendir yang kental. Lalu, ketika mendekati persalinan, serviks akan membesar dan membuat jalan agar lendir itu keluar melalui vagina. Normalnya lendir akan berwarna bening, merah muda, atau sedikit berdarah. Namun yang harus Bunda pahami sebagai tanda-tanda ingin melahirkan, lendir bercampur darah tidak selalu menjadi tanda awal bahwa Bunda akan melahirkan, ya.

Sering Buang Air Kecil

Tanda-tanda ingin melahirkan Si Kecil akan lahir dalam waktu dekat lainnya adalah Bunda akan semakin sering bolak-balik buang air kecil. Hal ini terjadi karena kepala Si Kecil yang merosot turun menekan daerah panggul dan sekitar kandung kemih untuk mencari jalan jalan lahir. Pergerakan Si Kecil ini secara otomatis akan menekan kandung kemih Bunda yang menyebabkan terjadinya peningkatan frekuensi buang air kecil yang menjadi lebih banyak dibandingkan biasanya.

Usahakan untuk tetap buang air kecil dan jangan kebiasaan menahan buang air kecil ya, Bunda. Hal ini dapat meningkatkan risiko mengalami infeksi saluran kemih hingga kemudian bisa mengganggu kehamilan. Jangan lupa untuk banyak minum air putih disertai dengan konsumsi Asifit pelancar ASI, 3 kali per hari 1- 2 kaplet supaya memperlancar produksi air susu Bunda setelah melahirkan, yaa..

Terasa Nyeri Lebih Sering

Penting bagi Bunda untuk mengetahui kenapa belum melahirkan juga setelah merasakan nyeri di seluruh tubuh. Nyeri pada perut seperti saat menstruasi juga dirasakan oleh Bunda menjelang persalinan, namun nyeri yang dirasakan jauh lebih sakit dibandingkan saat menstruasi. Nyeri punggung disebabkan karena terjadinya relaksasi tulang sendi dan ikatan-ikatannya. Gerakan bayi yang semakin menekan tulang belakang juga membuat punggung terasa nyeri karena otot dan persendian juga merenggang dan bergeser sebagai persiapan untuk kelahiran.

Nah, semoga penjelasan di atas dapat menjawab kegusaran Bunda kenapa belum melahirkan juga, ya, setelah melalui beberapa tanda-tanda ingin melahirkan. Penting bagi Bunda untuk tetap tenang menjelang persalinan dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan. Apabila gejala yang dirasakan lebih parah dan tidak dapat ditahan segera ke dokter, yaa.. Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi pil Asifit pelancar ASI, ya, Bunda..