ASI Lancar Lewat Keintiman Bunda dan Si Kecil Saat Inisiasi Menyusui Dini

ASI Lancar Lewat Keintiman Bunda dan Si Kecil Saat Inisiasi Menyusui Dini

April, 29 2019 | Regina | for DAD

Selama kurang lebih 9 bulan lamanya, si Kecil melakukan kontak langsung dengan Bunda di dalam rahim--tanpa sehelai kain atau apa pun sebagai penghalang. Maka dari itu, ketika si Kecil tiba di dunia, hal pertama yang dilakukan oleh tim dokter Bunda ialah meletakkan tubuh mungil si Kecil di atas tubuh Bunda, agar dapat terjadi skin-to-skin contact.

Dalam proses tersebut, biasanya si Kecil akan menjilati kulit Bunda--sebagai bentuk perkenalan pertama akan dunia di luar rahim--lalu ia akan bergerak sendiri menuju puting Bunda. Yup, benar sekali, Bun! Inilah yang dinamakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD).

Sebagai langkah penting dalam memudahkan si Kecil memulai proses menyusu, IMD juga merupakan salah satu langkah yang dapat membuat ASI Ibu lancar, lho. Bahkan, Inisiasi Menyusui Dini seringkali dinobatkan sebagai awal keberhasilan gerakan dukung ASI eksklusif. Bunda tentu tahu manfaat ASI untuk anak itu banyak sekali, kan?

Jadi, apa saja alasan kuat Bunda dan si Kecil harus melakukan Inisiasi Menyusui Dini? Lalu, apa manfaat dari melakukan hal tersebut? Baca terus untuk mengetahuinya, ya, Bun! Ajak Ayah membaca artikel ini juga sebagai bentuk peran Ayah dalam menyusui.


Mengapa Bunda Harus Melakukan Inisiasi Menyusui Dini?

Menurut Kementerian Kesehatan, Inisiasi Menyusui Dini (IMD) perlu dilakukan untuk meningkatkan keintiman Bunda dan si Kecil, membuatnya lebih tenang, dan membentuk antibodi si Kecil.

Inisiasi Menyusui Dini juga berkaitan erat dengan kemampuan Bunda menghasilkan ASI dan membuat ASI Ibu lancar. ASI yang keluar ketika Bunda dan si Kecil melakukan Inisiasi Menyusui Dini memiliki berbagai macam nutrisi yang penting dalam pembentukan sel-sel otak si Kecil. Ini dapat menjadi bekal utama si Kecil dalam memiliki kemampuan IQ dan EQ yang mumpuni.


Manfaat Melakukan Inisiasi Menyusui Dini

Proses satu ini penting dilakukan karena memiliki berbagai manfaat, baik untuk Bunda mau pun si Kecil. Berikut beberapa manfaat dari melakukan Inisiasi Menyusui Dini:

  • Memperkuat keintiman Bunda dan si Kecil

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Inisiasi Menyusui Dini terjadi setelah adanya proses skin-to-skin contact. Bersentuhan langsung dengan Bunda tanpa adanya penghalang dapat menurunkan tingkat stres pada si Kecil yang baru lahir dan juga pada Bunda yang baru melahirkan.

Proses skin-to-skin contact yang terbilang cukup sederhana ini mampu meningkatkan keintiman dan kasih sayang juga, lho, Bun. Terakhir, proses ini akan menuntun si Kecil untuk merangkak menuju puting Bunda dan terjadilah Inisiasi Menyusui Dini.

  • Mendukung keberhasilan ASI eksklusif

Masih berkaitan dengan proses skin-to-skin contact, Inisiasi Menyusui Dini dapat menunjang keberhasilan Bunda dalam memberikan ASI eksklusif--setidaknya sampai minimal 4 bulan. Selain itu, Inisiasi Menyusui Dini juga mendukung rasa percaya diri Bunda dalam menyusui, sehingga produksi ASI Ibu lancar berkat menurunnya rasa stres yang dialami Bunda pasca melahirkan.

Beberapa penelitian bahkan menyatakan jika Bunda melakukan Inisiasi Menyusui Dini, maka pemberian ASI eksklusif cenderung dapat dilakukan dalam jangka waktu lebih lama. Alhasil, banyaknya manfaat ASI untuk anak dapat dinikmati oleh si Kecil, deh.

  • Si Kecil memiliki kesempatan memperoleh kolostrum

Cairan pertama ASI berwarna kuning, sangat kental, dan diproduksi sekitar hanya satu sendok teh ini kaya akan nutrisi--dan dapat membantu mencegah penyakit pada si Kecil.

Tidak hanya berkat kolostrum saja, melalui Inisiasi Menyusui Dini, si Kecil sebenarnya juga menelan bakteri baik dari kulit Bunda. Setelah itu, bakteri baik tersebut kemudian akan membentuk koloni di kulit dan usus si Kecil sebagai bentuk perlindungan diri. Dengan kata lain, ketika si Kecil melakukan Inisiasi Menyusui Dini, ia memperoleh kolostrum dan bakteri baik yang bertugas membentuk sistem imun dirinya.

  • Mengurangi pendarahan pasca melahirkan

Ketika si Kecil mulai mengisap puting Bunda dan mengonsumsi ASI, tubuh Bunda akan menghasilkan hormon oksitosin. Hormon ini dapat membantu rahim Bunda berkontraksi, sehingga pendarahan pasca melahirkan dapat berkurang.

  • Melatih keterampilan si Kecil dalam menyusu

Inisiasi Menyusui Dini merupakan pelatihan pertama si Kecil dalam menyusu DAN bentuk latihan indra penciuman si Kecil dalam membaui puting Bunda.

Bunda tentu tahu bahwa ketika baru lahir, indra penglihatan si Kecil belum sempurna--bahkan cenderung selalu menutup matanya dan hanya merespon dan peka terhadap cahaya terang. Melalui Inisiasi Menyusui Dini, ia melatih dirinya untuk menyusu dan menemukan puting Bunda melalui bau.

Itulah alasan dan manfaat melakukan Inisiasi Menyusui Dini, Bun. Semoga bermanfaat, ya!