Keberhasilan Ibu Menyusui Tidak Lepas dari Dukungan Ayah, Lho!

Keberhasilan Ibu Menyusui Tidak Lepas dari Dukungan Ayah, Lho!

November, 28 2018 | editor 2 | for DAD

Keberhasilan Ibu Menyusui Tidak Lepas dari Dukungan Ayah, Lho!

Merupakan impian setiap Bunda untuk dapat memproduksi ASI yang lancar sehingga dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh Si Kecil. Tapi, tak banyak yang tahu bahwa salah satu faktor pendukung lancarnya produksi ASI bagi Bunda adalah adanya peran Ayah dalam menyusui.

Menyusui tidak hanya sekedar aktivitas fisik menyalurkan ASI dari Bunda ke Si Kecil. Namun lebih dari itu, menyusui juga melibatkan hormon yang berpengaruh terhadap perasaan dan emosi. Tak jarang, masa menyusui akan menjadi masa yang 'berat' bagi Bunda, lho. Rasa lelah setelah melahirkan dan mengurus Si Kecil, harus dihadapi dengan perubahan suasana yang terkadang bisa menyebabkan baby blues hingga produksi ASI berkurang. Pada kondisi itulah, peran Ayah dalam menyusui sangat dibutuhkan.

Yuk, disimak beberapa langkah yang dapat dilakukan Ayah untuk mendukung keberhasilan Bunda dalam menyusui:


Dukungan emosional, spiritual, moral, dan fisik

Setelah merasakan beberapa hari awal kelahiran Si Kecil, Ayah pasti akan menyadari bahwa menyusui merupakan pekerjaan yang berat untuk waktu yang tak terbatas. Rasa cinta dan kesadaran Ayah mendampingi Bunda dalam menjalani proses pemberian ASI adalah sebuah bentuk komitmen yang sangat diperlukan. Bukan hal yang mudah, namun Ayah bisa berperan penting dalam proses ini karena dukungan emosional, spiritual, moral, dan fisik dapat mempengaruhi produksi ASI Bunda untuk Si Kecil.

Ayah dapat melakukan hal-hal kecil yang membuat Bunda merasa didukung seperti turut menemani Bunda ketika sedang menyusui, membawakan teh hangat, memijat pundak Bunda, dan tunjukkan semangat yang dapat membahagiakan Bunda.


Bantu pekerjaan rumah tangga

Tak dapat dipungkiri bahwa kegiatan pasca melahirkan terlebih harus menyusui Si Kecil akan membuat pekerjaan rumah tangga terbengkalai. Produksi ASI berkurang sangat berkaitan erat dengan kondisi emosional Bunda jika merasa cemas, takut ataupun khawatir akan pekerjaan rumah yang tak dapat Bunda selesaikan seperti sebelum melahirkan.

Asupan ASI berkurang dapat mengganggu tumbuh kembang Si Kecil, lho. Untuk itu, sudah waktunya Ayah menggantikan peran Bunda dalam membantu pekerjaan rumah seperti menyapu, mencuci baju dan piring, menggantikan popok Si Kecil, dan menyiapkan peralatan-peralatan Si Kecil bersama Bunda. Melakukan kegiatan bersama untuk Si Kecil pasti akan membuat Bunda merasa senang, deh!


Bantulah istri memberikan ASI perah

Tahukah Ayah bahwa persentase keberhasilan Bunda menyusui bila Ayah turut membantu bisa sampai 98,1 persen. Sebaliknya apabila Bunda tidak merasakan dukungan Ayah, keberhasilan program menyusui turun jauh hanya 26,9 persen.

Untuk memenuhi kebutuhan dan tumbuh kembang Si Kecil, manfaat ASI untuk anak sangat penting selama minimal 6 bulan masa kehidupannya. Kegiatan menyusui pun berlaku untuk Ayah, coba habiskan waktu bersama Si Kecil dengan memberikan ASI perah dari botol. Jika ASI perah diberikan melalui botol, sebaiknya tunggu hingga usia bayi 3 sampai 4 minggu. Selain memberikan waktu luang untuk Bunda beristirahat atau berkegiatan lain, dari sini Si Kecil akan belajar mengenali sentuhan dan suara Ayah lebih dekat lagi.

Mencari Informasi Seputar Menyusui

Hal yang wajar apabila terkadang menemukan kebingungan untuk menjalankan peran Ayah dalam menyusui. Tidak perlu panik karena Ayah juga perlu beradaptasi menjalankan peran baru yang belum pernah dirasakan.

Dimulai dengan memahami manfaat ASI untuk anak, salah satunya untuk meningkatkan daya tubuh Si Kecil yang bersumber dari Bunda yang sehat. Melihat Ayah aktif mencari informasi akan membuat Bunda tetap semangat dan tidak putus asa dalam memberikan ASI. Selain memperkuat ikatan antara Ayah dan Si Kecil, peran Ayah dalam menyusui juga akan membuat hubungan dengan pasangan semakin hangat dan akrab. Jika perlu, Ayah bisa datang ke sesi khusus yang diperuntukan bagi  Ayah ASI pada rumah sakit setempat.

Menciptakan suasana positif

Hormon oksitosin adalah salah satu hormon yang berpengaruh pada produksi ASI. Perasaan gembira, bahagia, tenang akan meningkatkan produksi hormon oksitosin dan secara otomatis akan memperlancar produksi ASI. Karena itu, usahakan untuk selalu menyenangkan hati Bunda agar produksi ASI untuk Si Kecil selalu lancar. Jaga selalu agar perasaan dan pikiran Bunda tidak sedih dan stres hingga ASI berkurang.

Setelah memahami pentingnya peran Ayah dalam menyusui, mulai sekarang usahakan untuk lebih hadir dan turut serta dalam proses yang Bunda lalui, yaa.. Yuk, limpahkan kasih sayang dan dukungan supaya Bunda dapat memproduksi ASI yang lancar dan berkualitas untuk Si Kecil.