Pijat Oksitosin Sebagai Bentuk Peran Ayah dalam Menyusui

Pijat Oksitosin Sebagai Bentuk Peran Ayah dalam Menyusui

January, 17 2019 | editor 2 | for DAD

Masa menyusui adalah masa yang penting untuk pertumbuhan si Kecil. Nutrisi yang dibutuhkan si Kecil begitu banyak terkandung di dalam ASI. Meskipun menyalurkan ASI adalah ‘tugas’ Bunda, namun bukan berarti peran Ayah dalam menyusui menjadi berkurang. Justru, inilah masa di mana dukungan Ayah sangat dibutuhkan. Mulai dari mencari informasi, menjadi ‘pelindung’ dan ‘penyemangat’, memberikan vitamin atau suplemen, hingga mengajak Bunda ke kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Selama masa menyusui, Bunda akan sering merasa kelelahan dan tidak stabil. Maka dari itu, di samping memberikan dorongan motivasi, Ayah juga sebaiknya memberikan vitamin dan suplemen yang berkualitas. Salah satunya adalah Asifit pelancar ASI. Suplemen berbentuk kaplet ini merupakan kombinasi ekstrak daun katuk dan vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B6 (pirodoksin), serta B12 (cyanocobalamin) yang berkhasiat memperlancar ASI.

Asifit pelancar ASI tersedia dalam bentuk kaplet dengan ragam dosis sebagai berikut:

  • Ekstra daun katuk (114 mg)
  • Vitamin B12 (20 mcg)
  • Vitamin B6 (15 mg)
  • Vitamin B2 (2,5 mg)
  • Vitamin B1 (10 mg)

Harap diingat, untuk mencegah efek samping yang tidak diingingkan atau kontradiksi, Bunda sebaiknya mengonsumsi Asifit pelancar ASI sesuai dosisnya, yakni tiga kali sehari. Suplemen ini sangat cocok untuk dikonsumsi setelah makan dengan jarak waktu antara satu kaplet dengan kaplet berikutnya tetap konsisten.

Selain itu, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk memperlancar ASI. Salah satunya adalah pijat oksitosin. Pijat oksitosin atau pijat punggung merupakan pijatan yang dilakukan di daerah sepanjang tulang belakang. Apa saja manfaatnya?

Meningkatkan produksi hormon oksitosin dan prolaktin

Hormon oksitosin dan prolaktin sangat diperlukan untuk pengeluaran ASI. Keduanya dapat merangsang payudara untuk berkontrasi, sehingga ASI akan dilepaskan dengan lebih lancar. Di sisi lain, pijat oksitosin juga mengurangi produksi hormon kortisol, yang seringkali dikeluarkan saat tubuh stres, sehingga kinerja oksitosin dan prolaktin tidak terganggu. Pada tahun 2013, International Journal of Medical Research telah membuktikan bahwa pijat oksitosin ampuh untuk menyembuhkan Bunda yang mempunyai masalah dalam menyusui.


Mengurangi stres


Seperti yang telah disebutkan di atas, selama masa menyusui, Bunda akan sering merasa kelelahan dan tidak stabil. Pijat oksitosin dapat menghasilkan tubuh yang lebih rileks, mengurangi stres, dan membantu tidur lebih nyenyak. Bagi Bunda yang menjalani operasi caesar, pijat oksitosin terbukti dapat membantu proses pemulihan untuk berlangsung lebih cepat.


Meningkatkan let-down reflex

Pijat oksitosin juga mampu meningkatkan let-down reflex yang tentunya baik untuk produksi ASI. Di sisi lain, si Kecil juga menjadi lebih puas ketika menyusu serta secara tidak langsung meningkatkan berat badan bayi. Apabila Bunda melakukan pijat oksitosin secara rutin, saraf perifer dan komunikasi antar saraf juga akan bekerja lebih baik, sehingga mengurangi rasa sakit ketika menyusui.

Itulah manfaat dari pijat oksitosin. Langkah-langkahnya pun sederhana: Bunda dapat menjalankan pijat oksitosin dalam posisi duduk bersandar ke depan sambil memeluk bantal, lalu pemijat akan memijat kedua sisi tulang belakang dengan kepalan tangan sambil bergerak melingkar, dilanjutkan dengan sisi tulang belakang ke arah bawah sampai sebatas dada. Proses ini berlangsung selama dua sampai tiga menit.

Maka dapat dilihat, peran Ayah dalam menyusui sangatlah besar untuk memuluskan aktivitas-aktivitas di atas. Jangan lupa, pijat oksitosin akan berlangsung lebih baik jika ditambah dengan konsumsi suplemen secara rutin, seperti Asifit pelancar ASI. Selamat mencoba!