5 Hal yang harus Ayah Persiapkan Selama Menunggu Pasangan Melahirkan

5 Hal yang harus Ayah Persiapkan Selama Menunggu Pasangan Melahirkan

January, 16 2019 | editor 2 | for DAD

Kelahiran si buah hati,  adalah momen paling mendebarkan sekaligus membahagiakan bagi banyak pasangan yang telah menikah. Kehadiran si buah hati juga akan membuat keluarga semakin lengkap, dan Ayah, sah menjadi kepala keluarga yang seutuhnya.

Nah, jika Ayah sudah melihat Bunda sering mengeluh sakit ketika usia kandungan di atas 32 minggu atau sekitar 8 bulan, mungkin saja itu tanda-tanda akan melahirkan. Dan perlu diingat, tanda-tanda ini berbeda pada tiap orang. Karenanya, segera bawa Bunda ke klinik, praktek Bidan, atau Rumah Sakit terdekat agar Bunda tidak terlambat mendapat perawatan.  

Lama perawatan pasca persalinan, bergantung pada proses kelahiran bayi. Umumnya, melahirkan dengan proses normal butuh waktu inap 2 - 3 hari, sedangkan melalui proses operasi butuh waktu inap 3 - 5 hari.

Memang, di atas kertas menemani Bunda 2 hingga 5 hari mungkin terasa singkat. Namun jika Ayah tidak punya persiapan, waktu tersebut bisa saja terasa panjang dan melelahkan. Karenanya, untuk menghabiskan waktu selama menemani Bunda melewati proses persalinan, Ayah bisa menyiapkan beberapa hal seperti :  


1. Pakaian dan Perlengkapan Pribadi.

Ada baiknya selama masa persalinan dan perawatan, Ayah meluangkan waktu untuk menemani Bunda. Kehadiran ayah sedikit banyak dapat membantu Bunda meraih kepercayaan diri untuk pulih lebih cepat, dan memberi ketenangan melewati rasa sakit usai persalinan.

Nah, agar selalu siaga dalam menemani Bunda, rasanya penting juga untuk Ayah membawa tas perlengkapan pribadi ke rumah sakit. Seperti pakaian, peralatan mandi, atau bahkan kasur kecil dan bantal agar nyaman saat tidur dimalam hari.  Usahakan ya Ayah, untuk mengemas segala keperluan pribadi tersebut, senyaman dan seringkas mungkin, agar mudah untuk diambil dan disimpan kembali.


Tak perlu membawa banyak pakaian, bawa saja baju dan celana yang nyaman dan mudah dikenakan. Jangan sampai, perlengkapan Ayah justru jauh lebih banyak daripada Bunda ya...


2. Kamera

Di era milenial yang semakin maju seperti saat ini, kamera rasanya jadi alat yang tak boleh ketinggalan untuk selalu dibawa.  Terlebih pada saat kelahiran si buah hati, momen membahagiakan tersebut tentu akan semakin berwarna dengan kamera yang mengabadikannya ke dalam beragam medium, seperti foto atau video. Ayah tak perlu membawa kamera berstandar profesional, selain bisa menyulitkan, Ayah bisa saja diusir dari kamar bersalin karena mengganggu. Menggunakan kamera saku atau ponsel pintar rasanya sudah cukup mumpuni untuk merekam momen berharga dalam hidup.

Tak cuma momen kelahiran, foto pertama si kecil setelah lahiran juga penting lho Yah. Mengapa? Sederhana saja, ada banyak bayi lain di ruang bayi.  Karenanya, selain nama pada box bayi, foto juga berguna untuk mengenali bayi Ayah Bunda, agar penjenguk tak tertukar dengan bayi lain.


3. Telepon Seluler (Ponsel)

Kehadiran si buah hati, tentu akan jadi berita bahagia yang ingin Ayah bagikan dengan cepat kepada seluruh anggota keluarga dan teman. Karenanya, telepon seluler atau ponsel, penting untuk selalu berada dalam genggaman. Ponsel juga penting jika sewaktu-waktu Ayah harus menghadapi situasi mendesak. Dengan komunikasi lewat ponsel, Ayah bisa menghemat waktu dan selalu siaga menemani bunda.

Dengan ponsel, ayah juga bisa mengisi waktu luang saat Bunda harus beristirahat. Misalnya, dengan main games atau berselancar di media sosial. Hanya saja jangan lupa untuk membawa serta Charger atau pengisi daya baterai ponsel. Karena sia-sia saja jika ponsel mati selama Ayah menemani Bunda. Oh iya satu lagi, agar Bunda dan pasien lain dapat berisitirahat dengan tenang, setel level suara ponsel Ayah seminim mungkin ya..


4. Makanan dan Minuman Ringan

Menemani Bunda selama masa persalinan, yang sering terjadi biasanya adalah Ayah akan lupa makan. Bisa jadi karena Ayah sedang bahagia atau harus mengurus banyak hal seorang diri, sehingga melupakan hal lain yang juga penting seperti makan. Ada baiknya, Ayah menyiapkan makanan ringan seperti biskuit atau roti. Jangan lupa, air mineral kemasan juga penting. Karena air mineral di ruang perawatan hanya cukup untuk pasien saja.

Belum lagi, jika keluarga dan teman ramai menjenguk Bunda dan si kecil. Ayah tentu akan kehilangan banyak waktu untuk makan. Dengan menyiapkan bekal makanan ringan, setidaknya Ayah bisa mengganjal perut agar tidak kosong, hingga benar - benar bisa meluangkan waktu untuk membeli makan.


5. Film, Musik, Bacaan Kesukaan

Banyak ruang perawatan di Rumah Sakit yang kini dilengkapi dengan televisi. Untuk mengusir jenuh, Ayah bisa saja menonton TV sembari siaga menemani Bunda. Tapi ingat ya, suaranya jangan terlalu keras. Walau begitu, ada juga lho Rumah Sakit yang tidak menyediakan fasilitas hiburan seperti televisi. Katanya sih, untuk menjaga ketenangan pasien.

Jika sudah begitu, Ayah tak perlu risau. Ayah bisa menyimpan Film atau lagu-lagu dari grup musik kesukaan yang sudah diunduh atau download sebelumnya. Sehingga untuk mengurangi rasa bosan, Ayah tinggal menonton film/ video atau mendengarkan musik lewat ponsel pintar.   Atau pilihan lainnya, membaca majalah dan buku kesukaan Ayah.

Bagaimana Yah, sudah siap menyambut kelahiran si buah hati? Jangan lupa ya, siapkan hal-hal di atas tadi agar menemani Bunda tak melelahkan.

Oh iya satu lagi, Ayah jangan ikutan panik saat menemani persalinan Bunda, ya! Hadirlah sebagai sosok yang percaya diri, siaga dan penuh ketenangan, agar Bunda lebih rileks ketika melahirkan.