5 Peran Ayah dalam Keberhasilan Ibu Memberikan ASI Eksklusif

5 Peran Ayah dalam Keberhasilan Ibu Memberikan ASI Eksklusif

November, 02 2018 | editor 2 | for DAD

Pemberian ASI eksklusif sangat penting dalam mendukung perkembangan si Kecil. Bunda pasti ingin memastikan si Kecil mendapatkan ASI eksklusif selama minimal 6 bulan, kan? Namun, tidak jarang ada saja kendala yang menghadang, sehingga pemberian ASI eksklusif menjadi kurang lancar. Hasilnya, konsumsi ASI eksklusif si Kecil bisa terhambat. Oh no… Biasanya, pasti Bunda diharuskan menjaga kestabilan emosi agar hormon tubuh kembali seimbang. Tapi sebenarnya ada faktor lain yang berperan dalam keberhasilan menyusui, yaitu peran sang Ayah.

Meski bukan Ayah yang melakukan proses menyusui, namun peran ayah dalam menyusui cukup besar, lho, Bun. Ajak Ayah untuk terlibat dalam pemberian ASI eksklusif, yuk! Karena faktanya, keterlibatan Ayah sangat menentukan sukses atau tidaknya Bunda menyusui si Kecil. Wah!

Hmm... Memang apa saja peran Ayah dalam menyusui? Berikut beberapa di antaranya:

1. Ayah dapat membantu menciptakan suasana positif

Ayah tentu saja merupakan orang kepercayaan Bunda. Maka apapun yang yang Ayah katakan atau lakukan, pasti mempengaruhi Bunda juga. Betul tidak, Bun? Berangkat dari hal tersebut, coba minta bantuan kepada Ayah untuk menciptakan suasana positif saat Bunda sedang diliputi aura negatif, seperti kehilangan kepercayaan diri saat menyusui si Kecil misalnya. Perlakuan tersebut nantinya dapat membuat Bunda merasa bahwa Ayah benar-benar memprioritaskan Bunda dan si Kecil (harus dong, ya, Bun… Hehe).

Saat bepergian ke mall pun Ayah juga dapat membantu Bunda mencari ruang laktasi agar proses pemberian ASI eksklusif lebih nyaman. Komunikasikan secara jelas kebutuhan Bunda kepada Ayah agar tidak terjadi miskom, ya. Ingat! Ayah bukan ahli membaca pikiran, Bun.


2. Bantu memberikan ASI perah? Why not, Bun!

Jika Bunda adalah wanita yang punya segudang aktivitas dan harus sering meninggalkan si Kecil, tentu proses pumping kerap Bunda lakukan. Hasil ASI yang di-pumping disebut sebagai ASI perah, dan biasanya akan diberikan kepada si Kecil dengan dimasukkan ke botol. Nah, Ayah bisa, lho, membantu Bunda memberikan ASI perah kepada si Kecil. Tapi pastikan pemberian ASI perah dilakukan setelah si Kecil berusia 3-4 minggu, ya, Bun.


3. Menemani Bunda memperoleh informasi menyusui

Yup, yang perlu mengetahui informasi tentang menyusui tidak hanya Bunda, Ayah juga perlu tahu. Hal ini perlu dilakukan sebagai penunjang dua hal yang sudah disebutkan di atas agar Ayah tahu apa yang harus dilakukan. Dua peran ayah dalam menyusui yang akan disebutkan berikutnya pun juga berkaitan erat dengan poin nomor 3 ini. Yuk, coba Bunda cari tahu kemungkinan melakukan sesi khusus bersama Ayah seputar menyusui di rumah sakit atau layanan kebidanan terdekat!


4. Perkuat bonding dengan si Kecil

Melalui proses menyusui, bonding antara Bunda dan si Kecil otomatis akan terbentuk dan semakin menguat. Lalu bagaimana dengan Ayah yang tidak dapat memberikan ASI eksklusif seperti Bunda? Caranya, ajak Ayah turut berpartisipasi dalam memberikan sentuhan, belaian, dan usapan kepada si Kecil dalam setiap kesempatan.

Selain itu, Bunda juga bisa meminta Ayah mengajak si Kecil mengobrol--meski si Kecil tidak mengerti sekalipun. Oh ya, saat si Kecil menangis, Ayah juga dapat menggendong dan menenangkannya agar bonding terbentuk. Cara lainnya, coba Bunda lihat poin nomor 2 di atas, yaa.


5. Mengingatkan Bunda mengonsumsi vitamin pelancar ASI

Bunda, selama masa pemberian ASI eksklusif, tentu Bunda memerlukan suplemen makanan yang membantu dalam memenuhi nutrisi harian Bunda. Mengapa? Agar pemberian ASI eksklusif berjalan dengan lancar tentunya. Minta tolong Ayah mengingatkan Bunda mengonsumsi vitamin pelancar ASI seperti Asifit, yaa.

Suplemen makanan ini dapat membantu meningkatkan produksi ASI serta menjaga kondisi Bunda selama masa menyusui, lho. Kok bisa? Hal ini dikarenakan Asifit sebagai vitamin pelancar ASI memiliki kandungan ekstrak daun katuk, yang mana terdapat vitamin B1, B2, B6, dan B12 di dalamnya. Konsumsi 1-2 kaplet 3x sehari, ya, Bun.

Peran ayah dalam menyusui memang penting, Bun. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahkan peran ayah berkaitan erat dengan keberhasilan Bunda memberikan ASI eksklusif. Yuk, libatkan Ayah dalam proses menyusui!