Ayah, Ajarkan Ini Pada Si Kecil yuk.

Ayah, Ajarkan Ini Pada Si Kecil yuk.

January, 16 2019 | editor 2 | for DAD

Membesarkan si kecil menjadi tanggung jawab Ayah dan Bunda. Dalam perkembangannya, peran Bunda dalam memberikan ASI eksklusif memang sangat penting, sebab ASI menjadi nutrisi terbaik untuk si Kecil.

Namun, Ayah juga memegang peranan yang penting dalam pertumbuhan anak. Banyak hal yang bisa dilakukan Ayah untuk membuat anak tumbuh dengan sempurna. Bunda memberikan asupan ASI, sementara Ayah memastikan perkembangan anak dengan banyak pelajaran yang harus diajarkan pada anak sejak dini. Untuk mengiringi pertumbuhan anak, ada beberapa hal yang wajib diketahui oleh Ayah untuk diajarkan kepada si kecil, apa saja hal yang perlu dilakukan Ayah kepada anak? Mari menilik berbagai peran Ayah dalam perkembangan anak berikut ini.


BAYI USIA 1 – 3 BULAN, MEMBUTUHKAN STIMULASI INDRA PENGLIHATAN DAN PENDENGARAN

Pada usia 1 sampai 3 bulan, bayi memiliki kemampuan untuk mengenali objek dari jarak yang cukup dekat dengan matanya, tapi penglihatan bayi masih kabur. Sementara soal pendengaran, bayi sebenarnya sudah bisa mendengar sejak didalam kandungan, denyut jantung ibu adalah hal yang bisa ia dengar dengan baik. Pada masa ini, bayi akan belajar untuk mengenali sentuhan, suara dan wajah dari sang Ayah dan Bunda.

Pada masa ini, Ayah bisa mengajarkan beberapa hal kepada bayi, seperti:

  • Pegang tangan bayi dan buat ia menepuk tangan, sambil bernyanyi.
  • Gerakkan kaki bayi, seolah mengayuh sepeda.
  • Gunakan mainan dengan warna mecolok, dan buat bayi mengikuti arah dari mainan yang Ayah pegang.

Hal ini berguna untuk memberi stimulasi indra penglihatan dan pendengaran kepada bayi, dan pada masa ini, bayi sudah bisa memberikan senyuman untuk Ayah dan Bunda.


BAYI USIA 4 – 7 BULAN, MEMBUTUHKAN STIMULASI MOTORIK KASAR

Pada usia 4 sampai 7 bulan, bayi telah mengenali siapa saja orang terdekatnya seperti Ayah dan Bunda yang setiap hari selalu ada bersamanya. Pada usia ini, bayi akan focus memperhatikan hal-hal yang ada di sekitarnya, ia mulai meraih berbagai hal yang ada disekitarnya serta memegang dan memeriksanya, karena rasa ingin tahu yang begitu besar serta motorik kasarnya mulai bekerja.

Pada usia ini, bayi mulai mengambil barang dan memasukkannya ke dalam mulutnya, ini wajar, karena cara untuk mencari tahu setiap benda yang ia temukan adalah dengan memasukkannya ke dalam mulut, karena itu Ayah harus memastikan bahwa setiap benda yang ia pegang adalah benda yang bersih. Dan meskipun pada usia 4 bulan bayi masih belum mengerti bahasa, tapi ada baiknya tetap biasakan untuk mengajaknya berbicara atau mengajaknya bernyanyi, karena ia akan menyerap hal tersebut di kemudian hari.

Di usia 7 bulan, bayi akan belajar belajar berguling, telungkup sambil mengangkat kepala hingga belajar untuk duduk. Dan ia juga sudah mulai mengerti soal bunyi dan suara. Pada masa ini, ajarkan bayi memanggil “Mama” atau “Papa” meskipun ia belum sepenuhnya mampu mengikuti, tapi bayi mampu meniru kata “ma..” atau “pa..” Pada masa ini juga motorik kasar bayi mulai bekerja, sebabnya Ayah sebaiknya juga mengajari cara bertepuk tangan, dan mengajaknya bernyanyi. Saat bayi mulai telungkup dan mengangkat kepala, Ayah sebaiknya memancing bayi dengan mainan berwarna terang agar bayi mau mengangkat kepala.


BAYI USIA 8 – 12 BULAN, BAYI MULAI BELAJAR BERDIRI DAN BERJALAN

Di usia ini, si kecil mulai berubah dari bayi yang mungil menjadi bayi yang begitu penasaran akan banyak hal. Ia mulai berani untuk mengejar sesautu yang menarik perhatiannya dan mulai untuk meraihnya. Di usai 9 sampai 10 bulan, bayi sudah mulai berani untuk merangkak dan mengejar apa yang ia anggap menarik.

Pada usia ini juga, bayi akan semakin jelas untuk mengatakan “Mama” dan “Papa”, meski awalnya kata-kata itu ia ucapkan secara acak, tapi lambat laun ia akan mulai mengenali bahwa kata “Mama” adalah panggilannya untuk Ibu, dan “Papa” adalah panggilannya untuk Ayah, begitu juga dengan kata-kata lainnya. Dan karena ia mulai mengenal kata dengan baik, pada usia ini jugabayi mulai mengerti kata tidak, jadi sebaiknya biasakan untuk berani mengatakan tidak pada hal-hal yang memang tidak seharusnya dilakukan oleh sang bayi.

Pada usia ini adalah masa dimana banyak pelajaran yang bisa diajarkan oleh Ayah kepada bayi. Karena bayi mulai berdiri dan merangkak, Ayah bisa menaruh mainan yang disukai oleh bayi di tempat yang agak jauh, ini supaya bayi mulai menajangkaunya dan mengejarnya. Dan ketika bayi mulai berdiri, mulailah taruh mainan ditempat yang tinggi suapaya bayi mengejarnya, tapi pastikan Ayah tetap memegang bayi atau berada di dekat bayi, sebab bayi masih tidak terlalu seimbang. Bayi yang memasuki usia 11 hingga 12 bulan, sudah bisa merangkak dengan baik dan berdiri, bahkan mulai belajar untuk berjalan, pada usia ini, mulailah memegang tangan bayi dan ajak untuk berjalan dengan pelan-pelan, tapi jangan dipaksakan jika bayi belum ingin jalan, karena bisa membahayakannya.

Di usia ini juga bayi mulai mengenali banyak hal, carilah buku-buku dengan berbagai jenis hewan, buah, atau huruf. Pada usia ini, bayi bisa mengingat dengan baik ragam benda yang mereka lihat, ini sebabnya Ayah juga bisa mengajarkannya mengenal hal-hal tersebut. Dan pada masa ini juga bayi mulai mengenal perpisahan, itu sebabnya bayi akan semakin sulit untuk bertemu dengan orang lain selain Ayah dan Bundanya, maka dari itu Ayah sebaiknya lebih seirng mengajaknya bertemu banyak orang, supaya bayi tahu bahwa ada banyak orang selain Ayah dan Bundanya.


BAYI USIA DI ATAS 12 BULAN, BAYI MULAI BELAJAR BERMAIN DAN BERINTERAKSI DENGAN ORANG LAIN

Pada usia 12 bulan atau 1 tahun, bayi anada kini sudah berubah menjadi seorang balita yang semakin memiliki rasa ingin tahu yang besar. Biasanya, bayi di usia 12 bulan sudah mulai bisa berjalan meski tampak tidak seimbang atau bahkan sesekali terjatuh. Dan langkah bayi yang baru saja bisa berjalan, akan semakin tidak tentu arah, ini sebabnya Ayah sebaiknya memastikan rumah dalam keadaan aman dan benda-benda yang sekiranya bisa membahayakan bayi mulai dijauhkan.

Bayi akan semakin memahami bahasa, ia akan mulai menunjuk dan berusaha untuk mendekati jika ada banyak hal yang ia inginkan. Pada usia ini, bayi yang awalnya hanya mengenal satu atau dua kata, kini bayi bisa mengenal hingga 50 kata dan menirukannya, bahka bisa mulai menyatukan dua hingga kata sekaligus.

Pada usia ini juga emosi bayi mulai ditunjukkan, ia bisa mudah kesal jika tidak mendapatkan apa yang ia inginkan. Maka, pastikan bayi anda tidak lapar, sebab jika ia sedang bermain dalam keadaan lapar, maka ia akan mudah terbawa emosi.

Usia ini juga sebaiknya bayi diperkenalkan dengan teman-temannya untuk bermain bersama, karena bayi mulai mengenal interaksi. Ayah, ajarkan bayi untuk mengenal temannya, ajarkan untuk memanggil nama temannya, dan ajarkan juga untuk berbagi, misalnya berbagi makanan atau berbagi mainannya. Dan meskipun belum mengerti benar, tapi ada baiknya ajarkan juga tentang meminta maaf jika menyakiti temannya, dan berterima kasih jika diberikan sesuatu.

Di usia ini juga bayi akan menirukan apa saja yang ia lihat, itu sebabnya jika Ayah atau Bunda bermain dengan handphone, maka bayi akan memintanya dan mencari tahu apa saja yang bisa ia lakukan dengan handphone. Ada baiknya Ayah dan Bunda tidak bermain handphone di dekat bayi, tapi cobalah dengan membaca buku, sebab bayi akan meniru kebiasaan ini. Ayah juga bisa mengajak bayi untuk membaca buku bersama, carilah buku-buku yang bisa memperkenalkan anak dengan hewan-hewan, buah atau sayuran, atau benda-benda lainnya.