3 Cara Atasi Anemia pada Ibu Hamil

3 Cara Atasi Anemia pada Ibu Hamil

September, 27 2019 | Regina | PREGNANCY
Prenatal yoga adalah olahraga ibu hamil yang dipercaya cukup efektif untuk mempermudah proses persalinan. Yoga kehamilan memang melatih pernapasan, relaksasi hingga meditasi dengan bayi. Olahraga ibu hamil ini dianjurkan untuk Bunda lakukan mulai trimester kedua kehamilan karena morning sickness yang sudah mulai hilang. 

Bagi Bunda yang mengalami anemia, olahraga ibu hamil seperti yoga saja tentunya sangat dianjurkan. Namun, hal itu saja tidak cukup, lho, Bun. Bunda tetap harus secara rutin mengecek kondisi darah untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan. Menurut penelitian, sekitar 20-40 persen penyebab kematian ibu hamil dan janin disebabkan oleh keadaan anemia. 

Selain pola hidup yang sehat, Bunda juga harus mengimbangi dengan asupan nutrisi yang baik untuk si kecil. Setidaknya, seorang ibu hamil membutuhkan 27 mg zat besi per hari. Berikut Asifit rangkumkan tiga hal yang harus dilakukan Bunda yang mengalami anemia selama kehamilan. 

  • Makan makanan kaya zat besi

Pola makan yang sehat dan teratur juga harus Bunda jaga. Beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi yang bisa menangani anemia pada ibu hamil seperti ikan, daging merah, ayam, sayur hijau gelap, kacang-kacangan, biji-bijian, sereal (mengandung zat besi), telur serta tahu. Menurut para dokter, Bunda bisa, lho, menambahkan tiga jenis makanan yang kaya zat besi ini dalam satu porsi makanan. 

Selain bisa meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh Bunda, makanan-makanan tersebut juga bisa menambah nutrisi untuk si Kecil dalam masa pertumbuhannya di dalam kandungan. 

  • Penuhi kebutuhan vitamin C

Tubuh membutuhkan vitamin C untuk dapat menyerap zat besi secara baik. Bunda boleh, nih, rajin konsumsi buah-buahan yang kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan tomat. Kendati begitu, Bunda tetap harus memenuhi kebutuhan nutrisi dengan vitamin lainnya dalam tubuh dengan konsumsi jenis buah lain. Ada baiknya Bunda menyelinginya setiap hari. 

  • Minum suplemen vitamin

Bunda sebaiknya rutin melakukan konsultasi ke dokter dan meminta suplemen zat besi yang aman. Karena saat hamil, Bunda nggak boleh asal konsumsi obat karena akan berpengaruh pada kondisi si Kecil dalam kandungan. 

Jika usia kandungan sudah menginjak trimester ketiga, Bunda sudah boleh mengonsumsi suplemen pelancar ASI seperti Asifit. Karena Asifit telah teruji secara klinis mampu meningkatkan produksi ASI. Karena suplemen pelancar ASI yang satu ini terbuat dari ekstrak daun katuk alami serta vitamin B kompleks untuk menjaga kebugaran tubuh. Sehingga, Bunda yang tengah menanti kelahiran si Kecil, tak perlu khawatir untuk konsumsi Asifit. Cukup 1-2 kaplet saja ya, Bun. 

Jadi, buat para Bunda yang mengalami anemia saat hamil jangan pernah anggap remeh, ya. Karena anemia bisa sangat mungkin mengganggu perkembangan janin dalam kandungan. Selain itu, dalam beberapa kasus, ibu hamil yang mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi terjadinya komplikasi dan persalinan prematur, berat badan bayi rendah, serta risiko depresi pasca persalinan hingga kematian ibu pasca persalinan. 

Yuk, Bun jaga kehamilan si Kecil dengan memberikan yang terbaik selama kehamilan. Konsultasikan ke dokter secara berkala untuk mengetahui zat besi dalam darah. Selamat menanti si kecil hadir ke dunia, Bun!