CARA MENGHITUNG MASA SUBUR PADA WANITA

CARA MENGHITUNG MASA SUBUR PADA WANITA

January, 03 2019 | editor 2 | PREGNANCY
Kehamilan selalu menjadi satu hal yang ditunggu bagi setiap pasangan. Namun, banyak Ayah dan Bunda yang masih belum dikaruniakan kehamilan meski sudah memasuki masa pernikahan yang cukup lama. Atau ada juga mereka yang sudah memiliki buah hati dan ingin hamil kembali. Jika keadaannya seperti ini, apakah Bunda sudah menghitung masa suburnya?

Untuk mengetahui masa subur pada wanita, ada banyak cara yang bisa dilakukan guna mendapatkan kehamilan. Kapan masa subur terbaik bagi wanita? Bagaimana cara menghitung masa subur wanita? Lalu, apakah Ayah memiliki peran dalan masa subur wanita?

Mari melihat cara terbaik untuk menghitung masa subur wanita dan bagaimana seharusnya Ayah juga ikut berperan.

KENALI SIKLUS MENSTRUASI

Semua permpuan pasti mengerti dan pernah mengalamai menstruasi, beberapa menyebut haid atau datang bulan. Tapi masih banyak perempuan yang tidak memperhatikan siklus menstruasi.

Ada baiknya Bunda memperhatikan masa menstruasi, tandai kalender Bunda saat Bunda sedang menstruasi. Hal ini untuk menjaga menstruasi agar teratur setiap bulan, karena akan mempermudah cara menghitung masa subur Bunda. Masa menstruasi perempuan pada umumnya akan berlangsung 3 hingga 7 hari. Dan setiap bulan, akan jatuh ditanggal yang sama, atau setidaknya ada perbedaan 1 atau 2 hari setiap bulannya. Jika selama 6 bulan berturut-turut itu tidak terjadi pada Bunda, atau jika Bunda mengalami masa menstruasi yang berubah-ubah secara drastis, maka sebaiknya periksakan diri Bunda ke dokter.

PAHAMI MASA SUBUR

Masa subur adalah masa disekitar ovulasi, biasanya 10 hingga 17 hari setelah hari terakhir mensruasi. Peluang Bunda untuk hamil akan lebih besar pada masa ini, tapi kekuatan sperma pasangan Bunda juga memiliki peran penting. Hubungan seks yang akan membuahkan kehamilan baik dilakukan 5 hari sebelum ovulasi dan 24 jam setelah ovulasi. Pasangan yang sehat dan subur, memiliki peluang 20-37 % untuk mendapatkan kehamilan pada masa ini.

OVULASI

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa masa subur terjadi saat ovulasi, lantas apakah ovulasi itu?

Ovulasi ialah ketika sel telur matang dilepaskan dari ovarium, pada masa ini telur akan bergerak kesaluran tuba dimana ia bisa dibuahi dengan sempurna oleh sperma. Saat sel telur dilepaskan dan bertemu dengan sperma, ada kemungkinan besar terjadi proses pembuahan yang akan menghasilkan embrio, yang kemudian akan menjadi janin dan menjadi bayi.

Secara tekhnis, kehamilan akan mungkin terjadi saat saat Bunda melakukan hubungan seks pada lima hari sebelum ovulasi atau saat tiga hari terjadi ovulasi. Bunda dapat menghitung sendiri masa ovulasi dengan paparan yang sudah dijelaskan sebelumnya, yakni ovulasi terjadi 10 sampai 17 hari setelah hari terakhir menstruasi. Yang artinya, sebaiknya lakukan hubungan seks 7 hari setelah hari terakhir menstruasi.

PERAN AYAH SAAT MASA SUBUR

Setelah Bunda paham bagaimana cara mengetahui dan menghitung masa subur, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh Bunda, yakni pasangan Bunda juga memiliki pengaruh yang cukup penting.

Kehamilan adalah proses yang saling berkaitan antara Ayah dan Bunda, bukan hanya Bunda yang perlu mengenal masa subur, tapi Ayah juga harus memastikan kualitas spermanya cukup kuat untuk membuahi sel telur Bunda.

Setelah Bunda mengenal masa subur, ada baiknya Ayah menjaga kualitas sperma dengan istirahat yang cukup, makan lebih banyak sayuran, dan pastika tidak memiliki banyak pikiran (stres).

Kehamilan bisa didapatkan dengan baik jika kedua pasangan memiliki tanggung jawab yang sama dan perasaan saling mencintai. Bunda baiknya mengenal masa subur, dan Ayah menjaga kualitas sperma, dan pastikan Ayah dan Bunda juga sehat dan bugar.