Kenali Perubahan Tubuh Saat Hamil

Kenali Perubahan Tubuh Saat Hamil

November, 02 2018 | editor | PREGNANCY

Kenali Perubahan Tubuh Saat Hamil


Kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu terutama bagi pasangan yang baru menikah. Untuk kehamilan pertama, tak jarang banyak wanita yang tak mengetahui bahwa dirinya hamil bahkan banyak tanda-tanda fisik yang belum diketahui. Agar janin berkembang dengan baik, ibu hamil wajib memberikan nutrisi sejak pertama janin ada di dalam tubuh.


Kenali tanda-tanda perubahan tubuh ibu hamil berikut, yuk, Bun! Agar Bunda bisa memberikan nutrisi terbaik dari sejak calon bayi ada di dalam rahim.



1. Morning Sickness atau Mual


Salah satu ciri yang mudah dikenali adalah morning sickness atau yang dikenal dengan mual, lebih sering dialami ibu menyusui pada pagi hari. Tapi, tidak semua wanita mengalami mual, karena kesiapan setiap tubuh berbeda-beda. Bagi ibu hamil yang sensitif, perlu waktu tiga bulan melalui masa-masa ini. Solusinya, ibu hamil harus tetap menjaga asupan makanan dengan makan apapun itu walau hanya sedikit. Selain penting untuk janin, makanan sehat perlu untuk persiapan ibu menyusui setelah melahirkan.


2. Perubahan Bentuk Payudara



Payudara merupakan bagian terpenting untuk menyambut kehadiran bayi di dunia. Oleh sebab itu, payudara akan terlihat lebih berisi sejak trimester awal kehamilan. Perubahan terjadi meliputi pelebaran di area areola dan puting dan bertambahnya volume payudara. Ibu hamil akan merasa ukuran bra lebih sempit dari yang sebelumnya. Semakin besar janin, ukuran payudara akan lebih berisi yang berfungsi menyiapkan payudara untuk menyusui.

Pada trimester ketiga, ibu hamil bisa mulai minum pelancar ASI yang aman untuk membantu tubuh menyiapkan ASI bernutrisi. Pada tiga bulan terakhir ini, payudara sudah mulai memproduksi kolostrum, oleh sebab itu, perlu asupan untuk melancarkan ASI ibu. Jangan lupa, Bun, konsumsi makanan sehat dan pelancar ASI, ya!


3. Perubahan Rambut

Sebagian wanita akan mengalami rambut rontok, sebagian pula merasa bahwa rambut lebih mudah diatur dan lebih bervolume. Hal ini dipengaruhi oleh hormon kehamilan masing-masing ibu hamil yang berbeda-beda. Tenang, hal ini akan terjadi selama proses kehamilan saja, jadi ibu hamil perlu tetap menjaga kesehatan rambut hingga melahirkan.


4. Perubahan Kulit

Bagi wanita yang sering memerhatikan kulit sebelum hamil, tentu akan merasakan perbedaan yang terlihat jelas saat hamil. Pembuluh darah di bawah bagian kulit mengalami perubahan akibat hormon yang dihasilkan oleh tubuh. Kulit akan terasa gatal dibagian perut dan terlihat lebih gelap di area tertentu. Hampir seluruh ibu hamil timbul linea nigra atau garis hitam pada perut yang memanjang dari pusar sampai ke daerah pubis. Selain itu, bagian leher ibu hamil biasanya akan menghitam dan lebih kasar dibanding sebelumnya.

Area lain yang ikut berubah biasanya di daerah pinggang, pinggul, paha hingga betis. Hal tersebut dikarenakan pelebaran jaringan kulit yang membuat kulit menjadi pecah atau meregang. Pada wajah, beberapa ibu hamil mengalami kulit berjerawat karena minyak yang berlebih saat kehamilan. Kulit wajah terlihat lebih berminyak dan ada bagian kecoklatan di sekitar mata.

Tapi, tenang, Bun! Permasalahan ini akan hilang setelah melahirkan.


5. Perubahan Kantung Kemih

Ibu hamil akan sering merasa ingin buang air kecil terus menerus, hal ini dikarenakan adanya tekanan pada kantung kemih akibat janin yang semakin besar. Intensitas buang air kecil akan semakin sering saat ibu hamil menginjak trimester akhir.



6. Nyeri Pada Tubuh

Pembesaran ukuran rahim akan membuat ibu hamil sedikit merasa nyeri disekitar pinggul. Pinggul akan membesar seiring bertambah besarnya usia kehamilan. Selain itu, tubuh lebih sering merasa letih akibat hormon kehamilan ini. Bagian punggung dan pinggang juga akan mengalami pegal-pegal karena menahan beban perut yang semakin besar. Ibu hamil perlu melakukan olahraga ringan agar terhindar dari sakit pinggang dan kram saat usia kandungan semakin besar.


7. Perubahan Berat Badan

Sudah pasti berat badan ibu hamil akan bertambah besar karena adanya janin yang berkembang di dalam tubuhnya. Nggak perlu takut gendut, ya Bun! Karena ini berarti janin berkembang juga. Kenaikan rata-rata berat badan ibu hamil 7-18 kg tergantung berat badan ibu hamil sebelumnya. Perlu diingat, kenaikan berat badan ibu hamil bukan didasarkan pada pemikiran bahwa semakin besar kenaikan berat badan akan semakin bagus, tetapi ibu hamil perlu menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) terlebih dahulu.


Nah, sudah tahu kan ciri-ciri perubahan tubuh saat hamil. Hal di atas perlu diketahui oleh Bunda, lho! Karena jika Bunda telat mengetahui keberadaan janin pada tubuh, Bunda bisa telat memberikan nutrisi pada janin yang bisa memengaruhi perkembangan pada bayi nantinya. Penuhi kebutuhan calon bayi Bunda sejak dini, konsumsi makanan sehat serta beri asupan untuk bekal menyusui nanti untuk melancarkan ASI Bunda setelah melahirkan.