Menyusui Saat Hamil? Yuk, Mulai Ajari Si Kakak Agar Tak Cemburu

Menyusui Saat Hamil? Yuk, Mulai Ajari Si Kakak Agar Tak Cemburu

April, 29 2019 | Regina | PREGNANCY

Si Kecil belum mencapai usia 1 tahun namun Bunda sudah hamil lagi? Campur aduk mungkin merupakan kata paling tepat dalam menggambarkan perasaan Bunda. Di satu sisi, tentu saja Bunda merasa senang karena mengandung buah hati kedua. Di sisi lain, perasaan khawatir tentu turut hadir. Pertanyaan seperti “Bisakah menyusui saat hamil?” seolah-olah menjajaki chart rasa khawatir.

Jawabannya? Tentu saja bisa, Bun. Si Kecil, yang sebentar lagi menjadi kakak, tetap bisa memperoleh ASI yang diproduksi oleh tubuh Bunda. Pastikan persiapan ibu menyusui seperti mengonsumsi makanan yang cukup, agar bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dalam kandungan dan si Kecil melalui pemberian ASI, ya.

Namun, ada satu hal yang perlu Bunda ketahui. Biasanya, saat menginjak bulan keempat atau kelima usia kehamilan, produksi ASI Bunda bakal menurun, nih. Bunda bisa menyiasatinya dengan melakukan pijat oksitosin, mengonsumsi makanan penambah ASI, serta rutin minum Asifit pelancar ASI yang mengandung ekstrak daun katuk.

Jadi, pada dasarnya, menyusui saat hamil itu sangat bisa dilakukan, Bun. Berikut beberapa hal yang perlu Bunda lakukan sebagai persiapan ibu menyusui anak kedua.

  • Pastikan durasi menyusui si Kecil tidak terlalu lama

Hal ini dikarenakan payudara Bunda menjadi sangat sensitif, lembut, dan terasa sakit karena sedang hamil. Durasi menyusui yang terlalu lama dapat menyebabkan puting menjadi sangat sakit.

  • Perhatikan posisi menyusui si Kecil

Posisi menyusui yang tidak benar dapat membuat Bunda (dan si Kecil) merasa tidak nyaman dan proses menyusui bakal terasa menyakitkan. Jadi, pastikan pilih posisi menyusui yang tepat, ya, Bun.

  • Ubah kebiasaan menyusui si Kecil pada malam hari

Saat menyusui, nutrisi yang Bunda konsumsi mengalir dalam ASI Hal tersebut dapat mengakibatkan bayi dalam kandungan kekurangan nutrisi. Coba tenangkan si Kecil dengan menepuk lembut tubuhnya, menggoyangkan baby crib-nya, atau nyanyikan lullaby agar ia kembali tidur.

  • Konsumsi nutrisi yang cukup

Menyusui saat hamil dan mengandung tentu memerlukan banyak energi. Agar tidak kekurangan gizi dan selalu berenergi, Bunda perlu mengonsumsi 500 kalori untuk menyusui si Kecil dan kurang lebih 450 kalori untuk mendukung nutrisi bayi dalam kandungan.

Pertanyaan “Bisakah menyusui saat hamil?” sudah terjawab. Hal selanjutnya yang perlu Bunda perhatikan adalah mengatasi rasa cemburu si Kecil terhadap calon adik.

Hmm… Cemburu? Iya, Bun. Anak kecil juga bisa merasa cemburu--bahkan pada calon adiknya sendiri. Perasaan tersebut normal dan biasa terjadi pada calon kakak. Untungnya, Bunda bisa membantu si Kecil mengatasi perasaan cemburu tersebut, sehingga ia akan bisa menerima kehadiran calon adiknya nanti. Bagaimana caranya? Baca terus artikel ini sampai habis, ya, Bun…

  • Pahami perasaan si Kecil

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, perasaan cemburu si Kecil terhadap adiknya adalah perasan normal. Hal pertama yang perlu Bunda lakukan ialah bersabar dan coba pahami perasaannya. Dari situ, Bunda bisa mulai menjelaskan padanya mengenai adik yang sebentar lagi akan lahir dan jelaskan juga bahwa ia pernah berada di dalam perut Bunda.

  • Libatkan si Kecil selama proses kehamilan

Dekatkan si Kecil kepada adiknya semenjak sang adik masih dalam kandungan. Ajak ia saat Bunda check-up ke dokter kandungan, melakukan senam kehamilan, dan belanja perlengkapan bayi. Minta ia memilih baju, sepatu, kaus kaki, dan sebagainya untuk sang adik.

  • Jangan kurangi perhatian Bunda

Kekurangan perhatian dapat membuat si kecil bersikap agresif saat adiknya lahir nanti. Tetap ajak si kecil melakukan kegiatan yang biasa Bunda lakukan bersamanya, ya.

  • Ajak si Kecil bermain peran

Cara satu ini dapat membantu si Kecil mengeksplorasi rasa cemasnya terhadap kehadiran sang adik. Melalui aktivitas ini, Bunda juga bisa mengenalkan si Kecil mengenai cara bersikap lembut pada adik bayi, belajar membantu mengganti popok, dan sebagainya.

  • Kenalkan si Kecil kepada adiknya

Ketika adiknya lahir nanti, Bunda sangat perlu memperkenalkannya kepada si Kecil, agar ia tidak kaget. Beritahu nama sang adik, dan katakan padanya bahwa sang adik dapat menjadi teman bermain yang asyik. Biarkan ia menyentuh dan mengusap adiknya agar perasaan cemburu dapat berubah menjadi perasaan sayang.

Bunda, semoga seluruh informasi di atas dapat membantu persiapan ibu menyusui anak kedua dan mengatasi rasa cemburu si Kecil terhadap calon adiknya, ya.